Ada sebuah ungkapan yang mengatakan ‘pekerjaan anda adalah mata rantai dari sebuah untaian butir pengalaman, yang membentuk keseluruhan karir Anda.
Nah, menurut saya (dari apa yang memang sudah saya lalui), ternyata apapun yang kita kerjakan kemarin (apa pun hasilnya, baik ato buruk) adalah bagian penting dari awal upaya kita hari ini, untuk mencapai hasil yang lebih baik.
Dengan konsep yang sama, apa pun hasil dari upaya kita hari ini, adalah input atau masukan untuk perbaikan bagi proses kerja kita esok hari.
Menurut saya, kita tidak akan mungkin tumbuh ‘menguat’ dan ‘membesar’, tanpa pengamatan ato evaluasi yang jujur (ingat, jujur pada hati nurani kita, jiiieeehhh….) atas keefektifan proses kerja kita yang sudah kita lakukan selama ini.
Maka kita harus memastikan, bahwa setiap pekerjaan yang kita tangani, menjadi sebuah mata rantai, yang rancangannya akan membentuk sebuah keutuhan, untuk ‘meninggikan kita’ di kemudian hari.
Bukankah sudah jelas, mengapa tidak ada masa depan bagi mereka yang hanya bekerja secukupnya?.
Bukankah mereka yang bekerja keras pun, belum tentu mencapai apa yang mereka cita-citakan?.
Maka yang kita perlukan sekarang ini, adalah ketepatan cara kerja atau proses yang ‘terperbaiki’ setiap hari, yang akan membuat kita tidak hanya bekerja keras, tetapi juga bekerja cerdas.
What about U….???



i think i have gave a comment with this writing. check it out at friendster. go ahead luk!
Oleh: agungndaru on 11 Januari 2008
at 15:38
Pada intinya setiap manusia di anugrahi kecerdasan, tergantung orang-nya bagaimana memanfaatkan apa yang telah diberikan oleh Tuhan sebaik-baiknya- dengan berikhtiar optimal – berdoa – setelah itu tawakal dan Tuhanlah yang akan menentukan semuanya. Kesuksekan dan tempat yang mulia di dunia hanya sebuah efek dari ikhtiar-doa-tawakal&kemurahan Tuhan. We have to believe it
Oleh: trilsky on 12 Juli 2008
at 02:33
That’s right…., i’m agree what do you think
Oleh: Lukman Hakim on 12 Juli 2008
at 06:58