Guys, sejak Sabtu pagi (19/03/2011) kemarin, (jujur) istilah “Supermoon” baru pertama kali saya dengar, dari materi untuk website dari Igo Adrian, yang kemudian saya posting di website-nya Radio Patria. Lengkapnya bisa klik disini :
Singkat kata, Supermoon ternyata sebuah fenomena alam, yang terjadi ketika Bulan sedang mengorbit dengan jarak yang paling dekat dengan bumi. “Bulan purnama dengan ukuran yang sangat besar terakhir kali terjadi pada Maret 1993″, ungkap Geoff Chester, dari US Naval Observatory di Wahington DC, AS.
Ukuran bulan purnama nampak bervariasi dari waktu ke waktu. Ini dikarenakan bentuk orbit bulan di bumi berbentuk elips (oval). Pada saat bulan berada di titik paling jauh (atau disebut ‘apogee’) jarak bulan dari bumi sejauh 252.731 mil, namun saat berada di titik orbit paling dekat (perigee), jarak bulan dan bumi hanya 226.426 mil.
Jadi ketika bulan berada pada titik paling dekat dengan bumi, seperti yang bisa kita semalam (sabtu malam, 19 Maret 2011), bulan nampak 14 persen lebih besar dan 30 persen lebih terang daripada saat berada di titik paling jauh.
Berikut beberapa foto atau gambar Supermoon yang saya cuplik dari berbagai sumber :
Fenomena alam Supermoon 2011 yang terjadi pada sabtu malam (19/03/2011) ini memang menarik perhatian. Seperti yang kita ketahui juga, beberapa waktu lalu sempat hangat diperbincangkan tentang fenomena supermoon, yang menjadi faktor pemicu terjadinya gempa dan tsunami di Jepang. Namun entah benar atau tidak hal itu, belum banyak yang memperbincangkannya.
Supermoon..!!















VISITORS COMMENTS