Oleh: Lukman, Arek Jombang | 12 Juli 2008

Radio : Survey penting gak sih ?? (Part 3 – Habis)

Pertanyaan yang lain,
“Tapi mas dHanY pernah survey pendengar gitu gak sich?, at least you know what they wanted?? Perubahan beberapa acara pasti menimbulkan banyak complaint tuh, ya kaaan?? Pesan : jadikan materi acara itu sebagai ujung tombak, gak cuma sebagai simbol aja yang asal on-air, iklan banyak, durasi pas, terus selesai gitu aja tanpa suatu yang ‘waah’. understood kn?, hehe… “
Survey??, of course…. Survey / riset sangat penting bagi proses kelanjutan sebuah media, karena sekali lagi, media (termasuk radio) harus bersifat dinamis, fleksibel dan tidak malah statis. Justru dari survey yang dilakukan sebuah lembaga survey terpercaya, Patria melakukan itu. Kalau ‘complaint’ tentu menjadi hal yang wajar. Setelah diambil keputusan, pro dan kontra menjadi hal yang wajar dan dibenarkan. Kenaikan BBM saja sampai sekarang masih ada yang pro & kontra. Tapi (bagi Patria / aku maksutnya, aku kan tidak berhak untuk berbicara atas nama Patria, I’m just announcer), seberapa persen sih pendengar yang pro dan yang kontra??, seberapa persen sih yang aktif mendengarkan dan yang tidak aktif mendengarkan?? (perlu dicatat: aktif mendengarkan, belum tentu aktif bergabung / on air – baik SMS ato telpon -. Demikian sebaliknya, yang sering on air / bergabung, semuanya juga belum tentu aktif menjadi pendengar Patria). Bahkan, ma’af dari survey yg dilakukan, pendengar pasif justru lebih sangat banyak dari pendengar aktifnya. Pendengar yang bergabung on air di Patria (SMS atau telpon) itu tidak semuanya sedang mendengarkan Patria saat on air. Misalnya : Saat yang siaran si A & si B, tapi banyak SMS yang menyebut penyiarnya saat itu si A & si D (karena saat B libur, D yang siaran). Itu terlepas dari kebiasaan penyebutan penyiarnya. Ada juga yang saat telpon, sebelum on air yang diterima ‘gate keeper’, penelpon malah tanya ke penerima telpon ‘acaranya sekarang apa mas..?’, padahal jelas2 nama acaranya sudah begitu lama melekat di jam tersebut. (Kalau seperti ini jangan sampai penelponnya sudah ‘terlanjur’ mengudara, begitu ‘goblok’nya penyiar & gate keepernya kalau sudah terlanjur mengudara). Ada juga yang saat memutar lagu – lagu Indonesia Hits, ada penelpon / SMS yang request lagu macanegara misalnya. Lho yok opo seh iki…?, Seperti itu…!!
Bagi aku sendiri, ‘tidak semua pendengar yg complaint itu’ manjadi acuan / parameter sebuah keputusan, meskipun kadang dipakai sebagai parameter, (terlepas dari Hak Management untuk mengambil keputusan). Karena management Patria sendiri sudah punya Dept. Riset sendiri, yang akan terjun ke masyarakat secara langsung, rahasia dan independent.
(Bukannya sombong), hasil Survey yang dilakukan salah satu lembaga riset, periode tahun 2007 sampai semester awal 2008, Radio Patria Blitar menjadi Radio yang banyak didengarkan (tahun lalu juga), menjadi Radio dengan perolehan iklan terbanyak & termahal (tahun lalu juga), menjadi radio dimana penyiarnya banyak didengarkan.
Trussss…..


Responses

  1. hmm ..survey memang penting, sebagai salah satu media untuk mengambil keputusan. Didalam survey kita akan dihadapkan dengan variabel-variabel dan kecenderungan-kecenderungan, dimana bisa dijadikan parameter untuk keputusan. Atau bisa juga dibalik.
    By the way, Hebat juga tuh hasilnya patria…
    selamat Luk!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: