Oleh: Lukman, Arek Jombang | 15 Juni 2011

Mau Menulis Surat Lamaran Pekerjaan? Ini Rahasianya!

Guys! Anda yang baru saja menyelesaikan pendidikan formal ataupun informal, dan ingin segera mendapat pekerjaan. Tahapan pertama yang harus dilakukan adalah menulis surat lamaran pekerjaan.

Apakah anda termasuk orang yang selalu membuat surat lamaran dengan lengkap hingga berlembar-lembar? Mungkin ini bukan strategi yang baik. Karena ternyata, ada banyak hal yang disembunyikan oleh bagian perekrutan berbagai perusahaan yang ingin saya bagi untuk anda. Diantaranya :

Perhatikan Surat Lamaran Pekerjaan Anda, Sebelum Dikirim!

1. “Setelah anda menulis di surat lamaran bahwa anda telah menganggur selama 6 bulan bahkan lebih, kami menganggap anda tidak produktif. Kami berasumsi orang lain telah melampaui anda, jadi kami tidak mau berurusan dengan anda.” – Cynthia Shapiro, penulis buku Corporate Confidential: 50 Secrets Your Company Doesn’t Want You to Know.

2. “Ketika anda datang untuk wawancara dan ingin mendapatkan pekerjaan yang maha penting, kami tidak peduli sebagus apapun lamaran anda atau sehebat apapun pengalaman anda. Yang penting adalah koneksi.” – Pemimpin Bagian Sumber Daya Manusia kantor Pelayanan Kesehatan.

3. ”Ketika anda menginginkan untuk bekerja di sebuah perusahaan yang spesifik, cara terbaik yang perlu anda lakukan adalah menghindari bagian sumber daya manusia atau bagian rekrutmen. Temui orang yang sudah bekerja di perusahaan itu atau langsung temui manajer rekrutmen.” – Shauna Moerke, administrator sumber daya manusia dan penulis blogs hrminion.com di Alabama.

4. ”Orang menganggap ada seseorang yang membaca surat lamarannya. Saya bahkan tidak membaca surat lamaran dalam 11 tahun ini.” – Pemimpin bagian sumber daya manusia sebuah perusahaan jasa keuangan.

5. ”Kami akan menilai anda berdasarkan alamat surat elektronik yang tidak pantas. Seperti misalnya jonysukamabuk@gmail.com atau sarahsukakencan@hotmail.com.” – Kaya DeMatteo, konsultan perekrutan karyawan di Philadelphia.

6. ”Jika usia anda sudah melebihi 50 atau 60 tahun. Jangan sebutkan tahun kelulusan anda di surat lamaran atau CV anda.” – Profesional HR di North Carolina.

7. ”Ada mitos bahwa lamaran hanyalah satu halaman. Jadi jika ada seseorang yang mengirimkan dua lembar, tidak akan ada yang membacaranya.” – Pemimpin bagian sumber daya manusia sebuah perusahaan jasa keuangan.

8. “Saya selalu membaca lamaran dari bawah ke atas. Saya tidak masalah mesti membaca dua halaman surat lamaran, tapi kalau tiga halaman, saya akan membuangnya.” – Sharlyn Lauby, konsultan di Fort Lauderdale, Florida

9. “Jika anda melamar menggunakan surat elektronik, gunakanlah judul sesuai posisi yang anda inginkan atau anda lamar. Kami akan mudah menelurusinya.” – Chris Ferdiandi, profesional HR di Boston. Terakhir,

10. “Jangan ada noda di surat lamaran anda, ini menunjukkan anda ceroboh. Ketika saya melihat sedikit noda, mungkin saya hanya hanya akan menyeringai. Tetapi ketika saya melihat banyak, saya tidak ragu-ragu untuk membuang surat lamaran anda.” – Rich DeMatteo.

Jadi, sebelum menulis surat lamaran, tentu ada banyak hal yang mesti anda pertimbangkan dan anda pikirkan, yang layak dan tidak layak dilakukan atau ditulis dalam surat lamaran. Selamat menulis, sukses melamar dan diterima sebagai karyawan di perusahaan yang anda inginkan!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: