Oleh: Lukman, Arek Jombang | 25 Juli 2011

Ingin Kharismatik? Lihat 7 Komponennya!

Kadang kita sering dengar seseorang mengucapkan ”Dia memang tokoh yang kharismatik!” Sebenarnya tidak hanya tokoh atau orang terkemuka, saya ataupun anda bisa menjadi orang yang ber-kharisma.

Lalu, bagaimana menciptakan atau meningkatkan CQ atau Charisma Quotient? Dr Tony Alessandra yang menulis banyak buku tentang Kharisma, menyebutkan Komponen Kharisma. Sudah tiga puluh tahun ia melakukan riset di bidang ini dan kesimpulannya, semua orang bisa jadi “Kharismatik” asal mau. Hebat, bukan?

Biasanya, orang putus asa karena menganggap kharisma itu harus ada sejak lahir. Tapi, ia memberi contoh bagaimana George Forman yang dulu ‘menakutkan’ sekarang malah ‘kharismatik’ sesudah jadi bintang iklan. Lady Diana yang dulunya digelari ‘The Shy Di’ akhirnya punya kharisma sangat tinggi ketika meninggal.

Kuncinya? Ada pada tujuh komponen CQ berikut:

1.SILENT MESSAGE

Cara kita berpakaian maupun berbicara sambil mengatur ‘body language’ sangat memengaruhi kesan pertama. Kalau di sini keliru, susah untuk menggunakan yang lain. Karena itu, ’pancarkan’ Silent Message sesuai dengan yang kita inginkan.

2.SPEAKING SKILL

Semua politisi, selebriti, pemimpin harus ’nyaman’ melakukan public speaking. Menurut riset, pada umumnya yang paling ditakuti orang adalah ’public speaking’, sedang kematian ada di ranking tiga. Nasihatnya adalah, bicaralah dengan One Goal dan pelajari ‘audiens’ kita sebelum bicara.

3.LISTENING SKILL

45% waktu seharusnya dipakai untuk mendengarkan orang lain. Tentunya dengan perhatian dan kejujuran untuk mendengarkan. Dengan demikian, kita akan menunjukkan respek pada orang itu dan kita akan punya kharisma.

4.PERSUASIVE TALENT

Skill untuk persuasi secara benar dalam kejujuran untuk menolong orang lain sangat ampuh. Tidak ada orang yang mau ‘dijualin’, tapi semua orang suka dibantu. Karena itulah, cobalah mengerti dan mem-‘persuade’ orang untuk membantu dia. Sekali dia menerima tawaran anda, anda akan ber-kharisma ke dia.

5. USE SPACE OF TIME

Berusahalah lebih ‘dekat’ pada orang lain, karena kedekatan akan menimbulkan kharisma. Bukan sebaliknya untuk menjaga wibawa. Selain itu, berusahalah selalu menepati janji ‘on time’ bahkan datanglah sebelumnya. Harga diri anda tercermin di situ.

6. VISION

Orang yang terlihat visinya dengan jelas dan disertai ‘passion’ untuk mencapainya, selalu akan menimbulkan kharisma bagi orang lain. Orang akan ’kagum’ karena belum tentu dia punya visi seperti itu.

7. ADAPATABILITY

Berusahalah untuk selalu cepat melakukan adaptasi pada suatu situasi baru. Jangan ’memaksakan’ gaya anda sendiri. Berusahalah menyesuaikan diri pada orang lain.

Nah, ketujuh hal ini oleh Dr Tony Alessandra sekali lagi disebut Komponen Kharisma. Lihat diri kita sendiri, carilah mana yang kita sudah punya dan mana yang belum? Tidak perlu punya semuanya, paling tidak ada satu atau dua yang bisa 100%. Tapi kalau kita bisa semuanya, maka kharisma kita akan naik.

Siap donk, untuk menjadi manusia yang Kharismatik!


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: